KEMBALI KE ARTIKEL
28 October 2023

Halo Sobat  GNET! Ada yang sedang berkeinginan membangun rumah? sebelum membangun rumah, ada baiknya kamu mengetahui seluk beluk bangunan terlebih dahulu. Mulai dari struktur bangunan, jenis, serta komponen apa saja yang harus ada di dalamnya. Mungkin hal tersebut adalah bagian dari bidang arsitektur dan Teknik sipil. 

Tapi alangkah lebih baik kalau kalian mengetahuinya juga agar tidak ditipu oleh kontraktor. Hal ini karena dalam proses pembangunan, harus ada perencanaan yang matang untuk memenuhi standar keamanan, keselamatan, serta kenyamanan pada bangunan. Yuk kita bahas lebih lanjut di bawah ini!

Apa itu Struktur Bangunan?

Pada suatu bangunan, tentu harus ada struktur yang menopangnya. Struktur bangunan adalah elemen-elemen atau bagian yang merupakan bagian penting berdirinya suatubangunan, seperti atap, dinding, pondasi, dan sebagainya. Struktur ini nantinya akan melengkapi elemen rumah lainnya, seperti interior rumah dan elemen arsitektur lainnya, sehingga akan saling melengkapi menjadi satu kesatuan.

Membangun suatu struktur bangunan jangan dilakukan secara sembarangan. Perancangan struktur harus memastikan bahwa bagian-bagian struktur ini mampu menanggung beban bangunan, sehingga mampu menyokong dan menyokong dan menyalurkannya ke tanah dengan aman. Pembangunan struktur pun harus mengacu pada peraturan pemerintah, yaitu:

1. Standar Tata Cara Menghitung Struktur Beton No: SK SNI T-15-1991-03

2. Peraturan Pembebanan Indonesia untuk Gedung tahun 1983 

3. Peraturan Perencanaan Tahan Gempa Indonesia untuk Gedung tahun 1983

Mengenal Jenis-Jenis Struktur Bangunan

Dalam implementasinya, struktur bangunan terbagi dalam beberapa jenis. Apa sajakah jenis tersebut?

  1. Struktur Bawah (Substruktur)

Struktur bawah adalah bagian-bagian bangunan yang terletak di bawah permukaan tanah. Struktur ini meliputi pondasi dan sloof (konstruksi beton bertulang). Bagian ini berfungsi untuk menahan semua beban bangunan yang berada di atasnya. Komponen ini penting dalam mendukung beban bangunan dan menjaganya tetap stabil.

  1. Struktur Tengah

Struktur tengah merupakan bagian bangunan yang terletak di atas permukaan tanah dan di bawah atap. Bagian ini merupakan bagian yang dihuni manusia. Struktur tengah meliputi dinding, kolom, dan ring. Komponen struktur tengah perlu diperhatikan pula untuk memastikan bangunan tetap solid dan kokoh.

  1. Struktur Atas (Superstruktur)

Struktur atas adalah bagian bangunan yang terbentuk memanjang ke atas yang fungsinya untuk menopang atap. Struktur atas meliputi rangka dan kuda-kuda atap. Tanpa struktur atap yang kuat, dikhawatirkan rangka atap dapat bergeser ketika diterpa angin kencang. Hal ini tentunya akan membahayakan Kamu sebagai penghuni rumah.

Komponen-Komponen Struktur Bangunan

Berikut komponen-komponen struktur bangunan yang penting untuk Kamu ketahui:

1. Kolom

Kolom merupakan komponen yang cukup penting bagi ketahanan suatu bangunan. Fungsi dari kolom  adalah sebagai penyangga bangunan agar bangunan dapat berdiri dengan kokoh. Jika kolom pada bangunan roboh, maka seluruh komponen yang ada pada bangunan akan ikut roboh. Struktur dalam kolom dibuat dari besi dan beton, di mana keduanya merupakan gabungan antara material yang tahan tarikan dan tekanan. Besi adalah material yang tahan tarikan, sedangkan beton adalah material yang tahan tekanan. 

2. Balok

Balok adalah bagian dari struktur sebuah bangunan yang dirancang untuk menanggung dan mentransfer beban menuju elemen-elemen kolom penopang. Memiliki bentuk persegi panjang atau persegi menjadikan komponen ini cukup penting untuk menjaga keseimbangan pada bangunan.

3. Ring

Ring berfungsi sebagai pengikat kolom-kolom agar tidak bergeser ke tempat yang tidak semestinya. Ring balok terbuat dari bahan yang sama dengan kolomnya sehingga ring dan balok bersifat kaku dan tidak mudah berubah bentuk. Struktur ini bertujuan untuk mendistribusikan beban secara merata dan meningkatkan kekuatan keseluruhan bangunan.

4. Pondasi

Pondasi adalah komponen kunci dalam struktur bangunan yang berfungsi sebagai dasar yang mendukung seluruh beban bangunan dan mentransfernya ke tanah di bawahnya. Pondasi dirancang untuk menjaga bangunan tetap kokoh, menjaga stabilitasnya, dan mencegah pergerakan atau kerusakan yang tidak diinginkan. 

5. Sloof

Sloof merupakan struktur bangunan yang terletak di atas pondasi bangunan. Fungsinya adalah untuk mentransfer beban dari bangunan atas ke pondasi, sehingga beban yang tersalurkan bisa tersebar merata di setiap titik pondasi bangunan. Sloof juga berfungsi sebagai pengunci dinding dan kolom agar tidak roboh jika terjadi pergerakan tanah. 

6. Dinding

Dinding struktur adalah komponen penting dalam sebuah bangunan yang berfungsi sebagai elemen penopang vertikal dan pemisah antarruang. Dinding struktur memainkan peran kunci dalam menjaga stabilitas dan kekuatan bangunan serta dalam mendistribusikan beban struktural secara merata ke pondasi dan lantai di bawahnya. 

7. Plat lantai

Plat lantai biasanya terbuat dari bahan yang kuat seperti beton bertulang, baja, atau kayu yang ditempatkan di atas balok atau elemen penopang lainnya untuk membentuk lantai atau langit-langit pada berbagai tingkat bangunan.

Plat lantai merupakan lantai kerja pada bangunan bertingkat. Plat lantai ini bertumpu pada balok-balok di bawahnya. Gunakan GNET Floordeck atau bondek sebagai material pelapis bawah cor plat lantai beton.

8. Atap

Atap adalah komponen struktur bangunan yang terletak di bagian paling atas dan berfungsi sebagai penutup atau pelindung bangunan dari elemen cuaca, seperti hujan, salju, angin, sinar matahari, dan debu. Atap juga berperan dalam mendistribusikan beban beban yang mempengaruhi bangunan ke struktur bawahnya.

9. Kuda-Kuda

Kuda-kuda adalah elemen struktural yang digunakan dalam konstruksi bangunan untuk mendukung atap atau dinding. Mereka adalah kerangka yang terdiri dari balok-balok horizontal yang disusun dalam pola segitiga atau tumpukan tiga dimensi. Kuda-kuda digunakan untuk mendukung rangka atap dan menyalurkan beban atap ke fondasi atau struktur penopang bangunan.

Penutup

Nah, itu tadi beberapa komponen struktur bangunan yang penting untuk kamu ketahui saat akan mendirikan sebuah bangunan. Beberapa struktur mungkin tidak masuk dalam daftar tersebut karena banyaknya komponen struktur bangunan yang kita butuhkan dalam proses konstruksi. Gimana? Jadi udah lebih paham kan?

Masih bingung? Gak mau ribet? Konsultasikan kebutuhan bahan bangunan kamu kepada GNET. Kami selalu menyediakan bahan bangunan berkualitas untuk hunian idamanmu. Hunian nyaman, GNET solusinya!